8 PRINSIP QUANTUM IKHLAS

1. Prinsip keterkaitan quantum entanglement menyatakan bahwa kita semua saling bertautan satu sama lain di dalam zona informasi raksasa dalam bentuk cahaya elektromagenetik yang tidak memiliki ruang dan tidak mengenal waktu. Di mana setiap atom dan setiap sel dalam setiap makhluk saling memengaruhi satu sama lainnya dalam jalinan komunikasi online interaktif yang dinamis setiap saat.
2. Terdapatnya informasi raksasa yang merekam semua perubahan dan pergerakan yang terjadi pada setiap atom di alam semesta. Pusat data ini bekerja layaknya jaringan komunikasi raksasa yang menghubungkan seluruh quanta di alam semesta untuk bercakap-cakap satu sama lain tanpa henti 24 jam setiap hari. (maka ilmiah dan nyata bila orang-orang sholeh yang hatinya ikhlas berserah kepada Tuhan bisa ngobrol jarak jauh tanpa HP bahkan dengan orang yang sudah meninggal sekalipun bisa)
3. Kita dan seluruh alam sebagai bagian dari jaringan komunikasi raksasa itu di tingkat atom memiliki fungsi antena untuk menerima dan mengirim informasi dari dan ke penjuru jagat raya.
4. Kecerdasan prinsip-prinsip non-lokal di atas bahkan menjelaskan bahwa di tingkat kuantum; semua benda di seluruh alam sesungguhnya juga berada di tempat lain pada saat yang bersamaan. (maka bukanlah hal aneh bagi orang-orang yang sholeh yang hatinya ikhlas berserah kepada Tuhan; siang hari di WERAGATI malam hari bisa berkunjung bebas di MEKAH al-Mukarromah)
5. Molekul di dalam setiap benda sesungguhnya selalu berubah setiap saat.
6. Segala sesuatu –termasuk pikiran dan perasaan kita- langsung memengaruhi segala hal lain di seluruh alam semesta secara instan dan konstan sepanjang waktu. (maka perbanyaklah husnudzon karena itu akan memancarkan gelombang positif dan menarik hal-hal yang positif dalam kehidupan. JAUHI SUUDZON!)
7. Melalui daya kesadaran (pikiran dan perasaan)-nya orang bisa memengaruhi suatu partikel kuantum dan membuat atom itu berubah menjadi sesuatu yang ingin ia alami. Prasangka dan niat kita bisa mengubah adonan segala kemungkinan yang belum mewujud di alam kuantum menjadi sebuah realita di alam nyata.
8. Lewat purbasangkanya manusia sering tanpa sadar ikut menyebabkan (baca:mendo’akan) sesuatu untuk terjadi dalam hidup ini. Suatu kejadian yang tanpa disadari merupakan hasil prasangka buruk yang ia lakukan sendiri.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s